Rabu, 25 Juni 2014

[CURHAT] pindahan

hari ini saya pindahan. kayaknya tiap tahun nya pindahan terus. capeknya bukan main. pindahnya g lagi ketempat yang baru, tapi malah kembali ketempat yang lama. its okay, i'm fine. suasana baru lagi, mungkin g terlalu beradaptasi karena lingkungan masih yang lama, cuma beberapa ada hal baru saja.
walau pindahnya ketempat yang lama yang penting perbarui semangat aja. hal positif yang bisa didapat ditempat ini adalah motivasi untuk maju, kenapa? karena orang orangnya punya visi untuk maju. persetan dengan tingkah polah orang orang disini, i think i can handle it. hati g usah dipersempit, diperlebar aja biar g terus terusan sakit hati kemakan omongan orang yang suka nimbrung pembicaraan tapi ga tau dengan isi pembicaraan dan malah terkesan menasehati padahal akar masalah aja g tau. moga orang yang masuk kategori asal ikut campur itu bisa merubah sifatnya dengan sendirinya.
satu lagi yang saya pesankan dalam diri saya saat ini adalah "beda anak anak dan dewasa adalah dari segi dia memahami orang lain, jika dia lebih suka untuk dipahami maka dialah anak anak, sedangkan orang yang memahami orang lain, itulah karakter dewasa"
yosh, mari memahami orang lain agar menjadi insan yang berpikir dewasa dan tidak lagi berpikir kekanak kanakan. bertingkahlah kekanak kanakan tapi, saat serius pemikiran dewasalah yang paling ditonjolkan.

Selasa, 24 Juni 2014

[CHARA] majutsu index, kagaku raigun dan mikoto




Saat saya browsing internet tentang anime anime apa saja yang tergolong dalam  kategori MOE (secara luas berarti imut), saya menemukan sebuah situs yang mengantarkan saya pada ajang International saimoe League (ISML). Dimana ajang ini adalah voting para netter yang menentukan siapakah chara cewek termoe pada tahun itu. Saya tak akan bahas ISML nya. Tapi saya akan bahas anime yang salah satu charanya adalah THE WINNER ajang itu, yaitu Misaka Mikoto.

Misaka Mikoto sendiri adalah support chara pada anime To Aru Majutsu No Index (Index) dan main chara pada To Aru Kagaku no Railgun (Railgun). Nah, dua anime itu lah yang mau saya bahas.
Index adalah anime yang bergenre action, magic, sci fic, dan super power. Setelah saya cek di my anime list, ternyata ini anime ratingnya 17+. Yah, emang banyak konten kekerasan disini apalagi protagonisnya, Kamijou Touma, memang mengandalkan bogem mentah untuk mengalahkan setiap lawannya, ntah itu lawannya cowok maupun cewek, g pandang gender nih orang, belum lagi cewek cewek disini pakaiannya pada seksi,hah. Untuk heroine utama disini adalah Index, namanya ada di judulnya, tapi entah kenapa perannya kurang banget disini, setelah arc yang mengangkat tentang dirinya yaitu arc yang pertama, index pun bagaikan karakter sampingan yang hanya tampil buat minta makan sama touma atau sekedar mengamuk karena g dikasih makan. Kadang ane mikir, perannya g banget nih anak. Yah, pada anime yang menjadi main story ini akan lebih memfokuskan tentang kamijou touma dibanding index yang namanya terukir di series ini. Adapun heroine lainnya yang ikut andil disini dan yang paling menonjol itu adalah Misaka Mikoto. 

Misaka Mikoto adalah heroine pertama yang muncul di serial index, hanya saja dia hanyalah support character. Perannya di sini Cuma banyak di arc yang membahas tentang dia atau kuroko, selebihnya nih anak cuma numpang lewat. Tapi sekalinya lewat pasti membawa suasana yang slalu dinantikan fans to aru series. Mikoto bak pemanis dari serial index ini sendiri. Gimana g, dari sekian banyak heroine yang jadi support, mikoto ini disejajarkan dengan dua bintang utama di index. Kenapa saya bilang gitu, pic dia terpampang saat poster index season 2 muncul, dan itu sebanding dengan main chara nya, padahal di index 2, jatah tayang mikoto itu juga masih dikit. Muncul pun Cuma buat lihatin kalau dia itu tsundere.

Sebenarnya, saat penayangan index season 1, kamachi udah bikin side stori to aru kagaku no railgun dengan main chara Misaka Mikoto dalam bentuk manga yang terbit bulanan. Jadi menurut saya, ini udah rencana kamachi membuat to aru series dibikin dalam berbagai pandangan karakter. Sampai saya nulis ini, tercatat ada 5 main chara di to aru series dengan 1 main stori dan 2 side stori. Kelimanya adalah touma, index dan shiage di majutsu index, mikoto di kagaku railgun dan accelerator di kagaku accelerator. Tapi yang sudah mendapat anime baru index dan railgun, accelerator sendiri baru terbit bulanan akhir tahun 2013 lalu, masih baru banget.

 kembali ke railgun, ceritanya yang lebih ringan dan dibikin seperti persahabatan anak SMP yang manis dengan rating 13+ di season 1 dan 17+ di season 2 membuat fans lebih banyak kepincut ke series ini ketimbang index yang main story sendiri. ini terbukti dari penjualan bluray dimana railgun lebih unggul dari index. saat poling tentang karakter to aru series, yang banyak menangnya itu Mikoto dari pada index atau touma. mungkin karakter mikoto ini lebih banyak diterima dan disukai dari main chara lainnya. terakhir saya baca tentang poling karakter cewek di Light Novel, Mikoto masih betah bertengger di no 1 selama 4 tahun belakangan sedang touma popularitasnya naik turun. g tau kenapa nih anak susah kali dilupakan oleh pembaca LN, padahal di LN sendiri mikoto ini g terlalu banyak di ekspos (diekspos pun di side story), seperti yang saya bilang di awal, dia hanya support. Mikoto emang memberikan warna tersendiri saat kemunculannya. mungkin sedikit banyaknya, manga nya yang terbit 1 chapter 1 bulan ini juga menongkrak popularitasnya di LN.

ketenaran railgun g lepas dari tim produksinya yang g setengah setengah, makanya kesannya pun railgun lebih berkualitas dari index. sebenarnya LN index sendiri itu menarik dan bagus, tapi tim produksinya kurang bisa menghandlenya untuk diadaptasikan ke anime, sehingga membuat karakter touma yang keren menjadi annoying banget saat dia selalu ikut campur urusan orang, atau selalu nonjok orang g peduli itu cewek atau cowok.

postingan terkait
misaka mikoto maniax 
misaka mikoto 
saito rina

Kamis, 22 Mei 2014

[CHARA] homu homu dan kyouko

Sebelum memutuskan untuk menonton Mahou Shoujo Madoka Magica, saya sudah menjagokan Akemi Homura sebagai karakter favorit saya. Ntah kenapa dari semua karakter dia terlihat yang paling keren. Mungkin karena yang lain berwarna pink, merah, biru dan kuning, jika di bawakan ke dunia nyata warna itu terlalu mencolok sebagai seorang karakter. Dia berwarna hitam walau sebenarnya adalah ungu, tapi penampilannya lebih ke hitam.

Karena Akemi Homura dan Kaname Madoka ini sering sekali wara wiri di dunia maya, baik itu dari segi polling, fantastic penjualan bluray dan banyak lagi pembicaraan tentang mereka. Sehingga saya berpikir, g ada salahnya menonton anime ini, lagian si Akemi Homura terlihat menjanjikan walau yang lain terlihat terlalu berwarna.

Dan memang kamu g bisa menilai sebuah anime akan seperti apa jika hanya melihat artwork nya saja. Yah, penggambaran karakter boleh childish, tapi ceritanya TRAGIS. Yang saya bayangkan saat menonton menit menit pertama episode satu adalah Mahou shoujo pembasmi kejahatan, bersama sama membela kebenaran dan menegakkan keadilan, membantu yang lemah dan tertindas dengan magic yang ia punya, yah, penggambaran kayak “Magical Doremi” yang pernah saya tonton waktu kecil dulu di salah satu stasiun swasta tanah air. Tapi ternyata 2 dari 5 karakter utama adalah anti-hero dan yang membela kebenarannya (heroine) malah berakhir pilu.

Yah, balik lagi pada akemi homura, akemi homura adalah salah satu anti-hero diserial ini. Awalnya dia terlihat bak antagonis, tapi semakin berlanjutnya episode terungkaplah siapa dia yang sebenarnya. Seorang mahou shoujo dengan ability time stop dan pada suatu titik waktu dia bisa mereset waktunya kembali ke waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Dikabarkan dia telah mereset waktu sampai 100 kali demi mengubah takdir Madoka.

Sebelum menjadi mahou shoujo, Moemura Homura adalah murid pindahan yang canggung dan seoarang penyakitan berkacamata dan berkepang dua. Lemah dalam pelajaran dan olah raga sehingga menjadi cibiran teman teman sekelasnya. Karena dia menganggap dirinya g berguna dan jatuh pada keputus asaan sehingga dia terperangkap dalam kurungan majou, majou adalah musuh mahou shoujo yang memakan manusia. Karena ditolong Madoka dan mami, homura g jadi dimakan majou dan mulai hari itu dia menjadi best friend forever dengan madoka. namun sayang, saat Madoka dan mami bertarung melawan majou paling kuat “Walpurgist” keduanya mati. Homura yang g mau kehilangan Madoka mengucapkan harapannya ke kyubee “mengulang kembali pertemuan dengan madoka sebagai orang yang melindunginya, bukan yang dilindungi”. Harapan inilah yang membuatnya menjadi mahou shoujo ber ability time stop dan spesial ability time reset.
Berikutnya homura terus mereset waktunya sampai hal yang diinginkannya tercapai, yaitu “to save Madoka”. Karena keseringan mereset waktu inilah yang membuatnya berubah kepribadian, dari yang awalnya canggung dan pemalu menjadi dingin dan tak berperasaan. Disinilah menariknya seorang Homura, detik detik transformasinya dari lemah ke kuat benar benar bikin speechless.
Nah, pembahasan tentang homura di pending dikit dulu karena selain Homura saya juga menyukai Sakura Kyouko. Awal kemunculannya adalah pada episode 4, saya pikir, “apa apaan ini, kayaknya bakalan ada rival”. Dan ternyata benarlah dugaan saya. Walau awalnya saya biasa biasa aja sama gadis energik yang tukang makan ini, tapi lama kelamaan dia memiliki aura yang sangat menyenangkan untuk diperhatikan. Kesukaan saya pada Kyouko menuncak saat saya membaca manga “Mahou Shoujo Madoka Magica the different story” dimana dia dan Tomoe mami sebagai Karakter utamanya. Sangat asyik melihat seperti apa Kyouko itu sebenarnya, dan bagaimana kebaikan hatinya kepada seseorang ia salurkan. Kisahnya g kalah tragic dari Homura, kehilangan orang tua karena menjadi Mahou Shoujo. Sakura tidak berakhir dengan keputus asaan, terlihat dia maupun Homura punya mental yang kuat untuk menahan keputus asaannya.

Saya akan bilang keduanya (Homura dan Kyouko) tidak hanya punya kemampuan yang hebat dalam bertarung, tapi juga mental yang kuat karena tahan akan takdir takdir yang mereka emban selama menjadi Mahou Shoujo.

Senin, 19 Mei 2014

[CURHAT] heart warming

yah, lihat gambar ini ntah kenapa perasaan hati jadi senang, damai, kayak judul yang saya bikin, heart warming, menghangatkan. saya hanya bisa berspekulasi spekulasi bagaimana ending dari cerita nisekoi ini sendiri akan gimana. tapi setelah melihat gambar ini, raku poligami pun saya rasanya rela, hahaha. asal ketiga belah pihak ini senang, ending bagaimanapun saya terima.
Nisekoi adalah manga karya komi naoshi sensei, kalau g salah terbit di majalah mingguan "Shonen Jump" barengan sama 3 manga yang ga asing lagi di telinga, kayak Naruto, One Piece dan Bleach. awal debut 2011 dan sampai sekarang sudah jalan 122 chapter. g tau kapan endingnya, fans hanya bisa berspekulasi.
sedikit tentang awal cerita nisekoi, berawal dari janji  yang dibuat oleh raku 10 tahun yang lalu dengan seorang gadis cilik. janji untuk menikah dengan mantra "Zawse in Love". janji itu dibuat karna sang gadis akan pergi jauh dan dia memberikan raku sebuah liontin. liontin itu nantinya dapat dibuka dengan kunci yang disimpan sang gadis jika nanti mereka akan bertemu lagi 10 tahun yang akan datang.
tapi dari judulnya, Nisekoi kalau dalam bahasa indoenesia adalah "cinta palsu", g ada sangkut pautnya sama sekali dengan urusan liontin dan kunci, tapi masalah inilah yang paling sering dibahas oleh fans sendiri. balik lagi ke ceritanya, 10 tahun kemudian, raku yang sudah 15 tahun alias kelas 1 SMA dihadapkan dengan siswa pindahan blasteran amerika jepang yang sangat bikin dia menderita dan jengkel setiap harinya, chitoge. cerita dimulai saat ayah raku (bos yakuza) dan bapaknya chitoge (bos mafia) meminta kedua anaknya untuk pura pura pacaran agar meredam perang antara anak buah 2 grup besar ini. di lain sisi raku juga udah menyukai cewek lain yang ia suka sedari SMP, onodera, begitupun dengan onodera juga sudah suka raku sejak SMP, tapi diantara keduanya g ada yang ngaku duluan.
dari permainan cinta palsu ini sedikit demi sedikit fakta tentang janji 10 tahun yang lalu itu pun mulai terkuak, dan splekulasi spekulasi terus berdatangan dari kalangan fans dengan tema siapakah pemilik kunci yang sebenarnya?

kembali lagi ke hal diatas. jika sudah nonton anime nya dan jauh baca manganya, maka kamu akan tau bahwa Raku, Chitoge dan Raku adalah teman bermain yang dekat sewaktu kecil. g salah kalau banyak fans yang nebak pemilik kuncinya diantara chitoge atau onodera. masa kecil mereka yang cuma dilihatkan sekilas benar benar terasa indah, dan membayangkan jika diumur mereka yang sekarang mereka kembali akrab seperti itu benar benar heart warming banget. yah, sekarang mereka akrab juga, tapi feel nya beda, karna sekarang perasaan mereka adalah "raku masih bersikeras mengatakan bahwa tetap menyukai onodera, tapi dari gerak geriknya dan tingkah nya terlihat bahwa dia mulai menaruh hati ke chitoge (cewek boongannya)", "chitoge sudah sangat jelas menyukai raku, bisa dikatakan disini benci jadi cinta", "onodera juga masih menyukai raku". bagaimanakah ini akan berakhir? hohoho.
kalau mereka akrab lagi tanpa memikirkan perasaan cinta begitu atau mungkin sepakat untuk melupakan perasaan masing masing dan kembali akrab sebagai "best friend  forever", rasanya itu salah satu ending yang g akan bikin saya protes.
atau semoga saja setelah raku memilih satu diantara mereka, hubungan mereka akan tetap membaik dan tidak ada rasa kecewa dari salah satu heroine yang g dipilih, hiks. pokoknya saya ingin nih ending berakhir dengan senyuman seperti yang ada di piku atas, bagaimanapun bentuk ending nya yang penting realisasikan senyuman mereka yang seperti itu, itu sangat menyentuh banget.

post  nisekoi lainnya
gadis yang berjanji dengan raku (spoiler nisekoi)
prediksi gaje nisekoi
beberapa teori netter tentang promise girl (nisekoi)
ending nisekoi masih lama
kirisaki chitoge
toyama nao
sakura ayane
hanazawa kana 

Minggu, 04 Mei 2014

anime anime

Ngomongin masalah anime, dari dulu saya udah nonton anime. Mungkin udah saat punya tv dulu. Jaman jaman SD lah. Setidaknya masa kecil saya masih ditemani dengan banyak anime anime yang bemunculan di televisi swasta. Hari minggu menjadi lebih indah saat ditemani anime. Tapi tentu saja anime anime yang di jajakan di televisi swasta adalah anime anak anak. Mungkin jamannya Ninja hatori, digimon, minki momo dan card daptor sakura saya belum punya akses nontonnya. Tapi setidaknya jaman jaman one piece pertama kali muncul di salah satu TV swasta saya udah nikmatin juga. Dari subuh ampe tengah hari banyak kali pilihan anime yang ada, waktu itu saya masih anggap itu kartun.
Semakin bertambahnya usia, kira kira saat saya SMP selain one piece muncul lagi anime tarung atau istilah kerennya adalah action yaitu Naruto, awalnya apaan anime ninja ninjaan, ampe akhirnya saya tertarik dan ngikutin jalan ceritanya karena diputar g sekali seminggu tapi dari senin sampai jumat, jadi g terlalu bikin penasaran berkepanjangan dengan jalan ceritanya. Setelah itu muncul lagi anime action lainnya waktu saya udah SMA, Bleach. Hal yang membuat saya sangat ingin menonton anime yang satu itu adalah karakter rukia dan ichigo yang kelihatannya suka berselisih. Saya suka jika hero dan heroine nya terlibat selisih pendapat yang lucu begitu.

Sampai akhirnya KPI melarang anime anime yang berkomposisi kekerasan untuk tidak ditayangkan di Indonesia lagi. Dan habis sudah masa jaya anime di Indonesia. Sekarang yang bertahan palingan cuma segelintir dan saya udah g ada minat lagi dengan anime anime hari minggu. Karena jalan ceritanya terlalu childish, mengingat saya udah mulai beranjak dewasa tentu tontonan untuk rate “SU” membuat saya jadi g selera.
Lama saya udah g nonton anime lagi sejak KPI menyortir tontonan anak anak yang berbau kekerasan. Kadang kalau ada duit saya kewarnet buat nyari nyari kelanjutan dari anime favorit saya, kala itu Bleach. Sampai akhirnya saya bosan sendiri karena anime yang saya kenal hanya itu.
Masuk fase kuliah, teman saya memperlihatkan anime yang sama sekali berbeda dengan apa yang telah saya tonton selama ini di TVTV swasta. Dia nyugihin saya dengan anime yang gambarnya sangat menarik dengan jalan cerita yang belum saya temui saat menonton anime dulu. Yaps, temanya adalah Slife of life penuh komedi dan dibumbui dengan musik. Sampai disini apakah sudah bisa ditebak anime apakah ini? Dan ya, jawabannya adalah K-On! Saya mengenal K-ON! Pada akhir tahun 2009 saat kawan saya sedang asyik menonton anime satu itu, saya pun jadi tertarik. tapi hanya sampai batas, wah, bagus ya, ternyata ada juga anime dengan jalan cerita seperti  ini.

Baru setelah teman saya balik lagi ke rantau nya karena liburan kuliahnya juga udah habis, saya tertarik untuk menontonnya lagi. Sebenarnya saat itu saya baru memiliki laptop second yang di beli ibu, makanya bisa buat mutar video. Tapi jaringan internet di warnet kala itu emang g kencang, jadi buat download anime pun jadi susah. Karena susahnya akses itu dan juga payahnya nyari link yang buat download membuat harapan saya kandas dan g lanjutin lagi nonton K-On! Pengalih perhatian saya kala itu setelah anime adalah K-Pop.
Dari tahun 2009 dan baru kecanduan K-pop 2010, saya akhirnya mengalami titik di awal awal 2013. Untuk menghilangkan jenuh saya coba nonton anime yang saya mintak dari teman namanya “Tokyo Magnitude 8.0” yang sukses bikin saya sesegukan tengah malam, udah hampir mirip kuntilanak. Lalu ada card daptor sakura juga, sayang aja belum tamat nontonnya si adek udah ngapus file nya duluan, KUSO. Lalu ada ouran juga dikasih sama dia, juga tak lupa death note, tapi yang saya tontonin full waktu itu baru tokyo magnitude dan ouran. Karena subtitle nya bahasa Inggris, jadi greget nontonnya jadi kurang, makanya belum benar benar tertarik cari anime saat itu.

Lalu saya lagi nonton hunger games, bagus banget. Ceritanya waktu itu lagi nyari nyari film bagus. Terus dapat berita kalau film hunger games itu mirip dengan film “Battle royal” film lawasnya jepang. Wah, saya gencar cari tau tentang hunger games sampai saya di bawa ke link dimana mempertemukan saya dengan Samurai X live action. Saya tertarik, dulu waktu kecil Samurai X adalah anime kesukaan saya. Kata komentar komentar netter sih bagus, jadi saya cari tuh siapa yang punya, selang beberapa hari kemudian, saya ketemu dengan film nya. Tontonin deh tuh film. Semua dari film itu bagus, hanya saja waktu saya kurang di Aktor dan Aktrisnya. Agak kecewa aja karena g sesuai dengan yang saya harapkan. Tapi akhirnya saya menerima mereka karena akting yang memukau.

Setelah nonton samurai X itu saya jadi ingin kembali bernostalgia dengan menonton anime nya lagi. Saya cariin deh tu link nya. Susah buat nemu nya, jadi apa yang dapat aja yang saya download. Belum selesai mendownload semua episode dari samurai x itu, saya kembali dibisikkan untuk nonton digimon, sekalian ngenang masa kecil dulu yang g bisa nonton digimon, padahal saya suka banget sama anime itu. Belum lengkap download digimon, saya merasa harus nonton K-On! Yah, 2013 lalu itu saya udah terfasilitasi untuk mendownload, jadi kalau pengen, tinggal meluangkan waktu untuk pergi nyari wifi di kampus.


Nah, dari K-On! Itulah petualangan berburu anime saya makin menjadi jadi. Setelah lengkap mencari semua episode di season 1 dan 2, dan tidak lupa melengkapinya dengan OST yang lucu lucu itu, saya juga download sekalian movie nya, g tanggung tanggung juga live concert seiyuu nya sekalian, saya mencari anime dengan tema sama kayak K-on! Sampai akhirnya dapat judul “Danshi kokousei no nichijou”. Salah satu anime komedi, tapi g semenarik K-On! I think.
Waktu itu g sembarangan anime yang mau saya download. saat nyari berita berita seputar K-ON! Saya nemu ajang yang namanya ISML. Dari ISML itu banyak karakter karakter anime yang membuat saya tertarik. terutama para pemenangnya. Karena kebetulan Akiyama Mio juga pernah dapat TIARA di ajang itu, jadi saya penasaran, siapa aja lagi yang menang di tiap tahunnya, ampe akhirnya saya ketemu dengan yang namanya Misaka Mikoto.

Yah, misaka mikoto adalah heroine yang perannya hanya supported Chara di “To aru majutsu no Index”, tapi dia juga adalah main chara di “to aru kagaku no railgun”. Saya coba download index dulu, tapi tu orang dikit kali nampaknya di cerita, jadi saya Cuma download ampe 9 episode. Lalu saya browsing lagi sampai nemu yang namanya seri railgun dengan dia bintang utamanya, karena keinginan saya emang lihat dia, maka saya coba download railgun juga, ternyata benar, railgun lebih menarik dibanding index. gara gara railgun saya jadi lanjutin lagi download index ampe episode terakhir (season 1). Railgun season 1 pun saya babat habis. Sembari download season 1, link untuk season 2 ternyata juga tersedia, maka saya juga ikutan downlaod, tapi Cuma ampe 5 episode, waktu nyari episode 6 udah g bisa. Ternyata saya baru sadar kala itu seri Railgun S sedang airing dan belum tamat di jepangnya sendiri. Jadilah sama mantau railgun s tiap minggunya dengan perasaan gundah gulana.

Sambil nungguin episode episode baru railgun, saya download in juga index season 2, karena di index ada sisi mikoto yang g kelihatan di Railgun, yaitu sifat TSUNDERE nya. Dan anime anime lain pun saya coba tonton karena konsumsi akan anime saya tiba tiba meningkat. Sebenarnya saya g terlalu tertarik dengan tema fantasy, tapi bukan berarti g ada yang menarik, ada beberapa yang saya tonton juga. Slice of life lebih senang saya ikutin sampai akhirnya saya menuin judul harem macam “Oreimo”, “Haganai”, “Infinite Stratos”,dll. Ada juga yang temanya komedi romantis macam “toradora”, “Chunibyou”. Slice of life lainnya kayak “Hyouka” “love lab” “minami-ke” dan banyak lagi. Kadang saya nonton anime gegara seiyuu nya semisal “Hataraku maou sama” “code breaker” dll.

Akhirnya, wawasan anime saya semakin bertambah, dan saya mulai mencoba bereksperimen dengan berbagai genre seperti misteri, thriller, horor, magic, fantasy, scinfic, tragedy, dll. Anime bertema mahou shoujo adalah yang paling ingin saya jauhin, tapi katanya ada mahou shoujo yang berbeda dari mahou shoujo yang lain dengan penjualan bluray yang fantastis. Saya pun tergelitik untuk mencoba nya “Mahou shoujo Madoka Magica”. Dan bener bener deh, itu anime benar benar beda dengan yang lain. MSMM adalah anime favorit saya yang ke 3 setelah K-On! dan Railgun.

Dari hasil eksperimen berbagai genre tadi saya dapat judul seperti “monogatari series” “danganronpa” “steins gate” “gin no saji” “oregairu” “lucky star”. Selagi download anime anime yang saya anggap bagus saya juga download anime yang lagi airing kala itu kayak “non non byori” dan “kyoukai no kanata”

Sudah setahun lebih saya menjadi manusia yang sangat menyukai anime dan udah puluhan judul bersarang di laptop saya. Sekarang saya lagi ngebet ngebet nya dengan sebuah anime genre harem komedi romantis berjudul “Nisekoi”. Ini tinggal 3 episode lagi mencapai final. Habis ini saya udah g tau mau donload anime apalagi, mengingat season spring ini g ada anime bagus menurut saya. Mudah mudahan summer nanti ada yang menjanjikan dari anime anime baru.



Rabu, 29 Januari 2014

coldrain

ngerandom lagu jejepangan di playlist. pas dengar lagu bahasa ingris, kok aneh rasanya, perasaan dengerin lagu jepang kok nyelip lagu barat, setelah diusut, yang nyanyi band namanya COLDRAIN, kirain salah letak folder, band barat malah masuk ke folder jepang, ternyata pas ditanya ke mbah google dan lihat penampakan coldrain sendiri, serasa g percaya ini band berasal dari jepang, maji?
kalau didengar, lagunya g ada aksen jepang sedikit pun, musiknya benaran barat, vokalisnya bule (penampakannya), tapi namanya malah masato,hahaha. sukses deh ketipu sama musik mereka, kirain mereka band barat, ternyata jepang,hahaha.


galau gegara "MAHOU SHOUJO"

rasanya g banget harus galau ge gara anime, apalagi dengan tema mahou shoujo. hah, tapi ternyata perasaan galau itu terjadi dan nyata setelah menamatkan 12 episode "Mahou Shoujo Madoka Magica". bagaimana bisa?

mana saya tau, anime yang awalnya saya pandang sebelah mata, berefek ampe segini nya ke saya. awalnya memang saya meremehkan tema mahou shoujo nya, tapi mulai penasaran karena banyak yang bilang bagus, dan bukannya tanpa bukti, penjualan bluray disk yang prestisius dan komentar komentar positif dan penilaian yang bail dari para netter menyeret rasa penasaran saya untuk menontonnya.
ngelihat si hitam "Akemi Homura" yang seperti punya karakter yang menarik juga merupakan salah satu faktor kenapa saya nekat nonton anime yang baru beberapa detik saya tonton menimbulkan rasa tawa menggelitik karena g nyangka aja bakal nonton anime yang penampakkannya kayak anime anak anak ini.  dan betullah, karakter misterius si Homura benar benar menarik simpati saya.

akemi homura

dan di akhir series saya akui, ini anime emang masterpiece. g nyangka aja, anime beginian diakhiri dengan sangat dramatis oleh si penulis scribt nya. bedebah deh tu si Urobuchi, bisa bisanya bikin saya galau begini.

belum lengkap dengan kegalauan di tv series, saya yang bersyukur baru nonton ini anime januari ini hingga bisa lihat camrip Movie yang ketiga yang merupakan cerita yang fress dari MSMM (movie 1 dan dua hanya recap dari 12 episode tv series) dibikin galau lagi sama akhir cerita yang indah namun pedih di akhir oleh Movie 3 "Rebellion".mungkin g hanya saya saja yang menggalau, rata rata penggemarnya si Akemi Homura juga paling g ngegalau juga lihat ending tv series dan movie 3 nya (walau bentar, g kaya saya udah hampir seminggu menggalau), hahaha. gimana g, pengorbanannya buat si protagonist (red:Madoka) berakhir Ironi mulu.
pada tv series, pengorbanannya berujung dengan perpisahan mulu, entah udah berapa kali si hitam berusaha agar si Madoka g pergi (mati). hidupnya udah kayak maen GALGE aja, jika g puas dengan ending yang ini, gampang tinggal riset waktu lagi dan lagi sampai dapat ending cerita yang dipengenin. manun malangnya, tetap aja akhirnya si Madoka g bisa bareng sama dia, malah ujung ujungnya Madoka malah jadi Dewi didunia lain, hahahaha
ironi kembali terulang di movie 3, karena perasaannya yang mendalam sama sahabatnya si Madoka, tanpa dia sadari dia malah bikin dunia sendiri dimana Dia, madoka dan 3 teman mahou shoujo yang lain tinggal disana. ujung ujungnya lagi, dia berhasil menarik madoka yang udah jadi dewi didunia lain itu kembali ke bumi lagi, TAPI, karena caranya yang rada maksa, dengan memenjarakan kekuatan Dewinya si madoka kedalam soulgem nya sendiri, dia malah jadi Akuma alias DEMON,hahahaha. dan mirisnya, saat orang yang dia selamatkan g lagi mengenal dia sebagai seorang sahabat ditanya pilihan antara "keinginan" dan "hukum", si madoka malah jawab hukum. si homura yang udah melanggar hukum demi keinginannya untuk mengembalikan sahabatnya ke bumi lagi hanya bisa tersenyum miris dan mengatakan dia dan madoka akan menjadi musuh suatu saat. udah capek capek diselamatin malah berujung sakit lagi, kali ini bukan karena madokanya pergi jauh, melainkan karena perbedaan prinsip.


dari yang saya lihat, anime MSMM emang intinya ada di Homura dan dieksekusi oleh Madoka. pengorbanan yang pol polan dari Homura dan dieksekusi menyakitkan oleh Madoka,hah... harapan dan keinginan g selamanya berujung manis di anime ini g seperti diperlihatkan oleh kebanyakan anime lain.
yah, dilihat aja, karena MSMM belum ado konfirmasi akan diakhiri, jadi masih nunggu kabar baiknya buat dilanjutin. bisa aja nanti bakal kejadian juga MADOKAMI VS AKUMA HOMURA