Jumat, 16 Juni 2017

Seiyuu Aqours di Niconama



Belakangan saya suka nonton nico nama, syukur syukur kalau ada transletan bahasa inggrisnya, kalau ga ada, ya nikmatin aja apa yang dilihat, kalau mereka ketawa kita juga ketawa, haha. Tapi setidaknya ngertilah dimana lawaknya,hehe. Perlu digaris bawahi bahwa ketertarikan saya pada francis love live bukan karena animenya karna saya merasa animenya rada, hehe, rada lebay menurut saya, jadi kenapa saya bisa jatuh kelembah idol ini? itu karena SIF, huhu.
Jadi apa yang saya dapat dari nontonin niconama yang ga sembarangan orang mau nonton? Hehe. Banyak hal lawak yang terjadi disana dan saya jadi bisa melihat personality mereka masing masing dan bagaimana joke joke yang mereka bikin sesuai dengan personality masing masing. Tapi kali ini saya Cuma bahas secara garis besar aja karna saya mau menyebutkan 9 dari anggota aqours itu sendiri.
1.  Inami Anju
Lahir tanggal 7 Februari 1996 dengan tinggi 155 cm, inilah leadernya aqours dan dia mampu membuktikan kalau dia mampu menyandang status itu walau pada awalnya cukup ragu dengan kapasitas diri sendiri. Dan apa yang saya tangkap darinya saat di niconama adalah “GREAT TSUKKOMI”. Mungkin takami chika (peran yang dimainkannya) sedikit bloon tapi An-chan ini rada beda jika dihadapkan dengan joke, dia lebih kearah orang yang lurus dari pada yang sinting. Saya bisa bilang dia lebih kuat dalam hal tsukkomi ini dibanding dengan rekan sesama kelas duanya aida rikako.

2. Aida Rikako
Lahir 8 Agustus 1992 dengan tinggi 150 cm. Dia ini zodiaknya Leo, sama kayak Takami Chika (tapi berperan sebagai Sakurauchi Riko), jadi sifatnya rada ingin menonjol dari yang lain tapi rada dere dere, walau dia bilang dia itu orangnya ngikut ngikut yang lain aja tapi kalau saya lihat dia orang yang ingin diikuti (maklum paling tua). Apa yang paling menonjol dari Rikyako? Pastinya selera gambarnya yang ga henti hentinya bikin member lain melongo (paling sering bilang “kowai kowai” kalau rikyako udah keluarin jurus gambarnya,haha). Saya rasa An-chan udah cukup kenyang dengan gambar gambar yang dibikin Rikyako. Slain itu dia juga terlalu jelas atau g jaim dengan ekspresi wajahnya yang rada masam 9mungkin karna hobinya makan yang asem asem), kadang suka bikin tampang kesal atau marah buat becandain member lain. 
 
3. Suwa Nanaka
2 November 1994 kalau ga salah tingginya ga nyampe 160 tapi mendekati itulah (157/158 mungkin). Dia ini aslinya boke tapi karna karakternya sebagai kanan yang merupakan karakter yang dewasa, maka dia rada jaim karna menyesuaikan dengan kanan. TAPI, ga selamanya dia mau JAIM karna dia juga ingin seru seruan dengan yang lain. Paling kentara kalau ketemu suzuki aina. Apa yang paling menonjol darinya? Sama kayak kanan, dia juga suka meluk meluk rekannya.
 
4.  Komiya Arisha
5   Februari 1994 kalau ga salah tingginya 160, member no 2 paling tinggi setelah king. Dia ini terlihat lebih dewasa dari suwawa karna ingin memberikan aura Dia kali ya. Tapi sama kayak Dia, kalau momentnya tepat, dia bisa lepas kontrol juga. Mungkin member yang paling dewasa kali ya (atau hanya acting doang?), paling bisa menahan dirinya dari bertindak gila, hehe. Dan paling suka bertindak tegas dan siscon kayak Dia. Waktu saya baca pengakuan rikyako soal kurosawa sister yang suka becandain dia, saya baru ngeh setelah lihat niconama.
 
 5. Saitou Shuka
16 Agustus 1997, tingginya 150,5 cm. Pastikan menambah 0,5 di 150 nya karna shuka marah kalau ga dibikin, hehe. Shukashu ini member paling ngegemesin kayaknya, furirin aja kalah, dan tentunya paling enerjik. Kalau menirukan binatang ataupun sesuatu paling bisa kayaknya. Paling klob ama an-chan, kayak tsukomi boke. Bicarain soal shuka g akan lengkap tanpa YOUSORO.

6. Kobayashi Aika
23 Oktober 1993 tinggi 153 cm. Satu lagi member yang kebawa bawa karakternya. Aikyan juga cendrung bertindak chunib kayak Yoshiko. Semakin lama tingkahnya makin mirip yoshiko. Dengan tingkahnya yang begini cukup membuatnya memiliki karakter yang sangat kuat bahkan saya bisa katakan karakternya bisa memakan karakter lain. Kenapa begitu? Bahkan sekelas chika/an-chan juga you/shuka aja bisa ketularan jadi litle demon gegara keberadaannya. Sedangkan dia g terlalu terpengaruh dengan pengkarakteran karakter lain. Karakter kuat yang begini juga dimiliki shukashu dengan “yousoro” nya

7. Takatsuki Kanako
23 september 1993. Sebagai member paling tinggi tentu saja “king” –panggilannya- menjadi begitu menonjol. Kalau saya melihatnya king itu tipe boke, periang, seiyuu untuk anak kelas 1 SMA uranoboshi ini, ketiga tiganya udah terkenal dengan karakter “baka” nya, hehe. G ada tsukkomi diantara ketiganya, selagi kelas dua punya an-chan sebagai tsukkomi dan kelas tiga terlihat lebih kalem.

8. Suzuki Aina
23 juli 1995. Kalau saya menggambarkan ainya, karakternya lebih lebay dibandingkan yang lainnya. Kadang suka ketawa kayak om-om atau ketawanya keras banget, kadang yang lain g ketawa dia ketawa sendiri ampe ditanyain kenapa, atau meluk meluk arisha (karena arisha paling dekat duduknya sama dia kali ya), merengek juga. Karakternya manja kalau g salah dia ini no 3 termuda di antara seiyuu nya aqours setelah shukashu dan an-chan. btw, Ainya adalah member terpendek selagi Mari, karakter yang ia perankan menjadi karakter tertinggi.

9. Furita Ai
19 februari 1994. Gimana ya. Shuka itu lucu, king juga konyol, aikyan kena chunib, nah furirin ini sebenarnya juga boke kayak nama nama yang saya sebutin sebelumnya, dan dia memberikan warna komedinya sendiri sehingga nampak kalau karakter dia itu g sama dengan boke lainnya. Saya juga kurang bisa menjabarkan leluconnya ini. kalau lagi main game soal gambar gambaran, nih anak jago gambar bahkan pernah ngirimin mail + ilustrasi buat acara niconama yang di host in anak anak kelas 3 ampe arisha bilang “gambarnya boleh aku bawa pulang ga?”, hehe. Sayangnya, sejago jago apapun dia menggambar, tapi gambarnya belum semelegenda gambarnya rikyako, haha.

Jumat, 23 September 2016

[SPOILER] Kimi No Na Wa atau bahasa indonesianya "Namamu?"

seminggu yang lalu saya nonton film fenomenal garapan sutradara Makoto Sginkai sensei yang beliau sendiri udah terkenal banget dengan film film anime dengan art terindah dan mendekati nyata (memanjakan mata banget). selain itu, cerita yang dibikinnya selalu baper, saya slalu beranggapan bahwa makoto sensei g ingin ada happy ending di film nya slalu aja clifehanger di ending. tapi apakah film kali ini akan sama aja dengan ending ending fil film beliau terdahulu, atau malah ada yang beda?
sebelumnya mohon maaf karna saat saya nonton film ini, hanya sedikit spoiler yang saya dapati dan no ending spoiler, tapi kalau saya udah nonton dan bikin ulasan, siap siap kalian akan dapat spoiler ampe di ending, haha. so, bagi yang gak ingin kena spoiler tinggalkan postingan ini segera.
sebelumnya, cek trailler dulu..

tokoh utama kita yang cewek bernama Mitsuha dan yang cowok bernama Taki. cerita awalnya berupa narasi dari dua karakter + opening song, lalu setting berubah kepedesaan atau sebenarnya kota kecil terpencil bernama ITOMORI. Mitsuha bangun dari tidurnya, g ada yang aneh diawal, hanya saja keluarganya berpikir "wah, hari ini kamu g aneh lagi", dan temannya bilang "kamu udah ingat namamu?", "rambut kamu udah diikat lagi, kemaren kamu gerai". tapi sayangnya Mitsuha g ngerti dengan apa yang mereka maksud. Mitsuha dari keluarga tradisional disina, dia menjalankan adat adat yang ada di desanya, tapi sayangnya ayahnya tak tertarik dengan tradisi keluarga atau pun wilayah mereka dan berpikir politik adalah jalan hidupnya. bisa ditebak hubungan mitsuha dan ayahnya g begitu harmonis. oya, dia juga punya adek cewek yang slalu bangunin dia tiap pagi dan orang pertama yang akan sadar dengan perubahan kelakuannya.
okay, taki itu anak SMA kayak Mitsuha juga, dia tinggal di Tokyo, kota metropolitan. orangnya rapi dan terstruktur, habis sekolah dia part time di restoran jadi pelayan. sama kayak mitsuha dia juga dibikin bingung dengan statemen teman teman nya yang berpikir dia aneh kemaren.
Mitsuha heran dengan coretan coretan dibukunya dan ada pertanyaan "siapa kamu?", begitu juga dengan taki yang merasa ada perubahan di HP nya yang dia pikir bukan dia yang bikin. setelah kasak kusuk dengan apa yang terjadi, seminggu bisa 3 kali pindah roh ketubuh orang lain yang jauh ntah berantah, akhirnya mereka saling mengenal dengan coretan coretan ditangan, di pipi, dibuku, dll. mereka berkomunikasi apa adanya saja. meminta satu sama lin untuk bertindak seperti Taki jika mitsuha dalam tubuhnya dan begitupun sebaliknya bertindak sebagai mitsuha jika taki di dalam tubuhnya. sayangnya mereka bisa dikatakan tidak berhasil menjalankannya, Taki berubah jadi feminim (jago jahit dan rajut) dan mitsuha berubah jadi tomboy (keren, bahkan cewek pun naksir dia) saat mereka lagi exchange. pokonya dibagian ini walau adegannya dikit tapi cukup kocak, saya ketawa dibagian "jangan habiskan uangku" dari taki ke mitsuha yang doyan makan enak di kota saat dia lagi dalam tubuh taki.
adegan kocak emang berlangsung bentar, setelah itu masuk feelnya, saat ditubuh taki, mitsuha berusaha Pdkt dengan teman kerja ceweknya Taki, agar taki dapat pacar. yap, dia (mitsuha) berhasil mengajak cewek itu kencan, dan yang pergi kencan adalah taki dengan roh taki. karena si mitsuha yang dalam tubuh taki udah janji, otomatis taki yang asli g bisa nolak. setelah hari kencan itu (mereka g pacaran habis itu), mereka berhenti switch body. esoknya, mitsuha potong rambut, saya pikir ngapain potong rambut? mau move on ya? trenyata emang iya. di hari itu ada festifal di balai kota kecil atau saya masih ingin bilang itu desa, di hari itu komet yang indah melintas di desa itu tapi ada pijaran yang berpisah dari orbitnya.
kembali ke Tokyo, setelah g bisa lagi tukar roh, taki merasa harus menemui mitsuha dan mencari lokasi dimana mitsuha tinggal dari memori nya saat menjadi mitsuha. tapi kerja kerasnya dibantu temen nya sangat mengejutkan karna mitsuha udah tewas pada kecelakaan komet yang menerjang desanya 3 tahun yang lalu. 
nah? ternyata mereka g hanya beda tempat, ternyata beda waktu juga. taki ingat 3 tahun yang lalu ternyata ada cewek SMA yang menemuinya di kereta api tapi taki g tau siapa dia walau cewek itu tau taki, saat pintu kereta api keluar taki g sempat nanya nama, tapi mitsuha sempat ngasih ikat rambutnya ke taki (gelangnya taki itu ikat rambutnya mitsuha ternyata). di posisi mitsuha, saat taki g kenal dia, dia jadi hancur, awalnya dia pikir untuk menghentikan kencan taki dan temen ceweknya, tapi yang di dapatnya taki g mengenalnya. karena itulah pas pulang kedesa dia potong rambut. dan esonya terjadilah peristiwa komet jatuh itu.
g nyerah, taki mencoba ke lokasi sendiri dibantu bapak bapak yang kampung halamannya di sana. gimana akhirnya mereka bisa ketemu lagi padahal jarak waktu mereka 3 tahun? apakah taki bisa kembali lagi ketubuh mitsuha dan melakukan sesuatu agar komet g menelan banyak korban? apakah mitsuha bisa selamat? apakah mereka bisa ketemu lagi di waktu yang dijalani taki sekarang?
you know, pertanyaan pertanyaan itu bisa dijawab kalau kamu nonton film ini dan memang dibagian itulah film nya bener bener epick, ngefeel dan paling cetar. bagian itu adalah bagian paling seru dan romantis dalam film ini. 
ending, saya harap harap cemas mitsuha selamat atau g, time skip beberapa tahun dan taki lagi nyari nyari pekerjaan, sedangkan temen cewek yang sempat dikencani nya sekali mau merit, taki g masalah. saat ini pun taki masih ada rasa untuk mitsuha walau dia sendiri g ingat tu cewek kayak apa atau namanya aja dia lupa. bak adegan 5 centimeter persecond, mereka papasan di jalan (g di rel kereta api) karna saat berada di gerbong kereta api yang berlawanan jalur mereka melihat satu sama lain dan mencari satu sama lain walau otaknya sendiri g tau kenapa mereka ingin bertemu. saya harap harap cemas lagi, apakah endingnya sama aja kayak 5 cm atau g, ALHAMDULILLAH g dikasih sama. mereka noleh, saya srasa pingin loncat. setelah noleh saling mendatangi, dan saling lempar pertanyaan "kimi no na wa?".
bahasa tubuhnya bilang, aku sudah lama mencari mu, kamu bagai separuh bagian tubuhku yang hilang, sekian tahun ini rasanya aku hampa sekali, syukurlah aku bisa bertemu lagi denganmu. 
saya sangat bahagia dengan eksekusinya, makasih makoto shinkai sensei, ini karya yang sangat brilliant. nilai 12/10

Kamis, 08 September 2016

Doki doki menjelang pemutaran perdana shigatsu wa kimi no uso live action


Jujur aja saya terlalu excited saat menonton video ini. Emang sih banyak yg rada melenceng dari mamga tapi..... TAPIIII itulah yg saya inginkan karna saya ingin something new dalam live action ini. Dari yg saya lihat kayaknya kosei di live action memiliki interaksi yang lebih banyak bareng kaori dari kosei di manga atau dianime. Jadi akan lebih banyak kenangan yg didapat oleh kosei di live action, hehe. Btw, nanti kosei yg di LA bisa kokuhaku g ya, secara kosei di manga g sempat bilang langsung ke kaori kalau dia suka sama kaori. Saya harap kosei mampu kokuhaku,...

Jumat, 02 September 2016

Perform kaori dan kousei di film kimiuso live action



G tau mau bilang apa. Dibilang keren banget tapi rasanya masih ada yg kurang, dibilang biasa juga g, karna actingnya emang bagus. Saya jadi g tau mau mengkotakkan ini pada penilaian mana. Yg jelas saya terkesan, suzu hirose bagus banget acting main biolanya tapi ntah kenapa saya merasa masih ada sesuatu yang kurang yang bikin saya kurang takjub. Yamaken awalnya main melambai tapi setelah itu mainnya jadi keren lagi.
So far, gomen, lebih bagus versi anime, tapi bukan berarti live action g bagus, sangat bagus hanya saja standar keren yg dibikin oleh anime g terkejar oleh live action, sudah sangat mendekati anime. saya sangat menantikan nih film, tapi mesti nunggu ampe tahun depan buat download, hehe.

Sabtu, 06 Agustus 2016

Review dikit soal love live sunshine

Review love live sunshine nih gan...
Fandom anime yg satu ini kayaknya emang g ada matinya, out satu, muncul lagi yg lainnya. Dengan konsep yg bisa dikatan mirip mirip sama pendahulunya,  inilah dia school idol yg ngambil latar wilayah pantai dimana leadernya begitu menyukai mius yg merupakan legend nya school idol dimasa mereka.

Plot nya tentang chika yg mengagumi honoka dari mius dan ingin berkilauan seperti mius, karna obsesinya ini dia jadi begitu gigih dalam mencari anggota. Tujuannya emang Beda dengan honoka yg bikin school idol buat nyelamatin sekolahnya, tapi cara anggota mius dan aqours terbentuk kurang lebih sama lah.

Sepanjang cerita kamu akan disuguhi dengan art art moe dan nyanyian serta koreograpy yang epic. Saya sendiri menyukai lagu endingnya, enak aja untuk didengar.

Mungkin yg agak bermasalah bagi penonton yg bukan fandom dari love live adalah jalan ceritanya yg mengikuti pendahulunya banget, bagi penonton yg suka anime dari story nya tentu aja sunshine menjadi barang basi karna terlihat seperti mengulang yg lama saja, hanya karakter dan latar tempat saja yg berubah. Tapi perlu diingat bahwa yg bikin anime sendiri bukannya g tau tentang apa yg mereka bikin, ingat saja kalau sunshine adalah anime yg temanya sendiri ternyata adalah fans yang menentukannya dari hasil polling. Saat itu polling yg menang adalah tema pantai dan anggota nya mendapat pengaruh dari mius. Makanya nih anime jadi mirip mirip gitu sama generasi awal karna pihak produksi mengabulkan apa yg diminta oleh fans love live, mereka bikin anime khususnya buat loveliver bukan buat ente ente yg bukan fandom love live, kalau ente suka ya tonton aja kalau g ya tinggalin aja toh sasaran utamanya bukan ente, hehe.

Hal lain nya, nih anime terang terangan banget buat cerita yuri, lebih berani dalam mengekpos adegannya, para yuri lover pasti menjadikan series ini buat tontonan wajib mereka, haha.

Dari segi seiyuu, saya taunya seiyuu nya chika dan riko itu loveliver, an-chan itu fansnys hanayo dan rikyako itu penikmat musik mius + game LLSIF. yang lainnya saya belum tau karna belum dapat translasi dari wawancara mereka.
Seiyuu san nya rasanya udah cocok dg karakter masing masing, hanya saja untuk mari dan ruby kenapa saya merasa g enak dan janggal saat dengar mereka ngomong? Haha, ntahlah, mungkin karna saya kurang suka suara terlalu imut.

Saya sendiri menyukai love live generasi satu ataupun dua bukanlah dari anime, tapi dari musik dan koreo nya, dulu saya emang sempat mencak mencak kenapa love live ini ceritanya mirip mirip k-on, tapi saya mulai sadar love live sendiri adalah proyek dari fans untuk fans, apa yg fans mau pihak produksi berusaha wujudkan, kalau fansnya ingin ceritanya begitu ya pihak produksi coba wujudkan, kalau ente ente yg suka love live baca manga mereka maka ente akan sadar kalau love live itu ceritanya lebih variatif.

BAPER TIME

Katanya kalau kamu udah mendapatkan realitionship yang bagus dimasa lalu belum tentu kamu akan mendapatkan kembali dimasa yg akan datang,  saat kamu sudah mendapatkan suatu nasib baik (kalau sekarang orang bilang "lucky") sebelumnya maka belum tentu akan bernasib baik seterusnya. Sayangnya saat kamu sadar itulah realitionship dan nasib terbaikmu kamu semuanya udah berakhir dan hanya bisa mengenang tanpa bisa menikmati kembali.

Sorry, gays. Hari ini lagi baper.

Apa salah kalau saya mempertanyakan "kenapa niat baik itu sering mendapatkan rintangan sedangkan niat jelek terasa lancar lancar saja? "

Lalu, salah emang kalau g bisa menghadapi sifat segelintir manusia lainnya dan akhirnya membiarkan atau tidak memperdulikan orang tersebut.

Apa yg dilihat orang dari pelaku introver dan pemalu?

Yokatta, NISEKOI akhirnya tamat

Okay, guys. Lama emang saya g ngepost soal nisekoi karna dunia tulis menulis saya yang telah teralihkan. Sebulan lebih atau malah masuk 2 Bulan g nulis review nisekoi akhirnya saya akan tutup aja perbincangan nisekoi dg postingan satu ini. Mungkin ada yg ngira saya udah g aktif lagi baca nisekoi, kenyataannya saya selalu pantengin tiap minggu hanya saja karna troll nya naoshi komi saya jadi kehilangan semangat menulis. But, sekarang karna nisekoi udah tamat, saya akan mengucapkan selamat pada chitoge karna sudah memenangkan hati raku, saya turut belasungkawa pada kosaki dan antek anteknya karna harus menelan pil pahit kena tolak sama kayak heroine sampingan lainnya. Yah, naoshi komi dari awal emang udah condong ke chitoge, cuma saya kaget aja karna harus kena troll di klimaks, hah. Moga kosaki di berikan cerita yg Bagus di magical girlpastisier kosaki chan dan mendapatkan raku disana, hehe.

Soal ending emang klise banget ya, drama, bahkan kayak ending romance kebanyakan. Saya pernah bilang kalau romance cowok,  si cowok kebanyakan akan milih cewek yg fresh atau cewek baru yg datang dalam kehidupannya, sedangkan romance cewek lebih teguh pendirian dg memilih pilihan atau target pertamanya. Waktu saya baca chapter 228 229 saya jadi ingat tonari no kaibutsu kun saat haru pergi meninggalkan shizuku untuk berkelana sana sini (btw,hanakana yg berperan jadi ooshima disini nasibnya juga sama kayak onodera,hiks, ditolak), waktu chitoge pergi meraih impiannya saya keingat ending sakurasou dimana mashiro juga pergi tapi mereka bertemu lagi dan hidup bahagia, haha.

Banyak fans yg bilang kalau chitoge dan kosaki sama sama udah menang karna kosaki ternyata promise girl (kayaknya cuma menghibur hati fans kosaki yg gundah aja), tapi menurut saya tetap aja patah hati itu bukan salah satu bentuk kemenangan.

Okay, soal adegan di ending, selamat anda mendapatkan first kiss chitoge raku yg kena sensor, saya berharap banyak akan melihat settingan wedding, tapi yg dikasih hanya adegan sensor, parah banget deh,  happy ending sih happy, tapi kasih adegan yg lebih Indah dong.  Apa gara gara naoshi komi g bisa gambar acara wedding ya, haha.

But, saya suka adegan di kubu pasangan ruri dan shu, wah ruri tsunderenya... Shu kayaknya maso ya, habisnya ruri kejam begitu dan dia betah aja, haha. "Kita nikah juga yuk" , "kumpulin dulu duit lu sana" ,  dalam hati tu cewek girang banget si shu minta nikah, hahaha.

Okay, ntah kenapa kok tampang mereka g ada pendewasaan ya, haha, masih aja begitu begitu, dan lagi chitoge g kayak seorang desainer, g nampak dari penampilannya.

Ah, sudahlah, yg penting happy ending...